Target gaji dari job—Gaji untuk kebutuhan pribadi (tidak diambil dari surplus bisnis)
Total job / bulan—Dari Susun Job Sebulan
Sisa / kurang uang bisnis—Setelah semua biaya, termasuk gaji kamu
01 · Uang yang Kamu ButuhinWajib diisiBelum diisi
Langkah 1 dari 6 · Catat kebutuhan hidupmu
Masukkan kebutuhan hidupmu per bulan. Kategori wajib dan tabungan ikut dihitung agar target penghasilan nggak asal tebak.
Kategori
Komponen
Biaya / bulan (Rp)
Total uang yang kamu butuhin / bulan—
Buat bertahan (yang wajib)
—
Menghitung kategori Kebutuhan + Kewajiban.
Biar lebih nyaman
—
Menghitung Kebutuhan + Kewajiban + Keinginan.
Sekalian nabung & investasi
—
Menghitung semua kategori, termasuk Investasi. Ini yang dipakai sebagai dasar target pribadi.
→ Lanjut ke langkah 2
02 · Biaya Buat Jalanin BisnisWajib diisiBelum diisi
Langkah 2 dari 6 · Hitung biaya rutin bisnis
Catat biaya rutin bisnis, cadangan, dan pilihan pajak. Jangan masukkan modal produksi satu job dua kali.
Ini pengeluaran bisnis yang tetap jalan walaupun belum ada job. Biaya buat ngerjain satu wedding masuknya nanti di bagian harga paket, jangan dihitung dua kali.
Komponen bisnis
Biaya / bulan (Rp)
Total biaya rutin / bulan—
Buat dana aman, upgrade alat, atau ngembangin bisnis. Beda dari biaya rutin, ya.
Belum paham pajak? Boleh OFF dulu buat simulasi. Tapi OFF bukan berarti kamu bebas pajak, ya. Skema 0,5% juga ada syaratnya.
Khusus simulasi usaha pribadi yang memenuhi syarat. Kalau tahun ini belum ada pemasukan, isi 0.
PPN nggak otomatis berlaku buat semua fotografer. Kalau kamu PKP dan transaksinya kena PPN, baru aktifkan.
Target uang buat kamu sudah dihitung di bagian 01. Kalau kamu juga dibayar tiap kerja, sistem bakal ngitung itu sebagai bagian penghasilanmu supaya nggak dobel.
→ Lanjut ke langkah 3
03 · Target Kerja & JobWajib diisiBelum diisi
Langkah 3 dari 6 · Tentukan kemampuan kerjamu
Atur kemampuan kerja dan berapa banyak kebutuhan hidup yang ingin kamu penuhi dari gaji job. Hasil akhirnya mengikuti jumlah job yang kamu susun di langkah 5.
Pilih 100% kalau gaji dari job harus membayar seluruh kebutuhan hidupmu. Surplus bisnis tidak ikut dihitung sebagai gaji.
→ Lanjut ke langkah 4
04 · Bikin Harga PaketWajib diisiBelum diisi
Langkah 4 dari 6 · Bikin harga paket yang sehat
Isi harga dan biaya tiap jenis paket. Bayaran kamu pakai kolom khusus, bukan baris Operational. Simpan paket sebelum membuat rencana bulanan.
Operational
Item
Qty
Tarif / biaya (Rp)
Tipe
Subtotal
Operational buat kru, transport, dan kebutuhan produksi lainnya. Bayaran kamu diisi terpisah di bawah ini.
Total Operational—
Bayaran kamu otomatis masuk HPP, sekaligus ikut dihitung sebagai penghasilan pribadi. Nggak perlu bikin baris Founder lagi.
Printing
Produk
Qty
Harga / unit (Rp)
Subtotal
Total Printing—
Buat biaya dadakan saat mengerjakan satu job.
Ini persentase untung dari harga jual, bukan sekadar nambah persen ke modal.
Total modal produksi / HPP per job—
Saran harga dari target margin—
Harga yang mau kamu pasang (Rp)
Sisa per job (setelah HPP & pajak)—
Margin aktual per job—
Margin rupiah = harga jual di luar PPN dikurangi HPP (termasuk bayaran kamu), sebelum pajak dan biaya bulanan. Ini bukan surplus akhir bisnis.
Harga dari kalkulator ini baru patokan awal. Cek harga pasar dan pastikan kamu sanggup mengerjakan job yang ditargetkan.
Katalog paket kamu
Bikin rincian di atas, lalu simpan. Kamu bisa punya banyak paket, pilih paket buat diedit, dan pakai paketnya di rencana bulanan tanpa input ulang.
→ Lanjut ke langkah 5
05 · Susun Job SebulanWajib diisiBelum diisi
Langkah 5 dari 6 · Gabungkan semua rencana job
Masukkan paket dari katalog dan isi jumlah job. Hasil, header, dan PDF akan membaca gaji pribadi serta sisa keuangan bisnis dari kombinasi job ini.
Nama paket
Job / bulan
Harga / job (Rp)
Operasional / job (Rp)
Printing / job (Rp)
Dana jaga-jaga per job (Rp)
Bayaran kamu / job (Rp)
Belum ada paket. Simpan paket di langkah 4, lalu tambahkan ke sini.
Angka di sini bisa kamu ubah. Klik ikon Sinkronkan untuk mengambil harga dan modal terbaru dari katalog; jumlah job tetap.
Modal per job = Operasional + Printing + Dana jaga-jaga per job + Bayaran kamu. Pajak mengikuti pengaturan di langkah 2.
Ini rencana, bukan uang yang sudah diterima. Kalau kamu mengubah harga atau modal di katalog, klik ikon Sinkronkan supaya rencana ikut terbaru.
Omzet / bulan (di luar PPN)
Belum dihitung
Total modal produksi
Belum dihitung
Total margin seluruh job
Belum dihitung
Sebelum pajak dan biaya bulanan
Surplus / kurang bisnis
Belum dihitung
→ Lanjut ke langkah 6
06 · HasilHasil otomatisMenunggu data
Langkah 6 dari 6 · Hasil rencana job kamu
Semua angka hanya dihitung dari Susun Job Sebulan. Kalau belum ada rencana, hasil tidak ditebak dari satu paket.
Belum dihitung
Isi rencana di langkah 5 untuk melihat hasil dan target job kamu.
DUA DOMPET, SATU BLUEPRINT · HASIL BULAN INI
Ini simulasi berdasarkan job yang direncanakan, bukan jaminan job terjual atau pembayaran diterima.
01 · Dompet Pribadi—
Gaji dari job untuk kebutuhan hidupmu
—
dari target —
02 · Dompet Bisnis—
Sisa uang usaha setelah semua biaya, termasuk gajimu
—
Tidak dicampur dengan gaji pribadi
Kalau ada surplus, uang ini tetap di bisnis untuk dana aman atau pertumbuhan.
Ini cerita uangmu bulan ini
Target gaji pribadi / bulan
—
Minimum job agar dua dompet aman
—
Surplus / kurang bisnis
—
Rencana job kamu
Total margin seluruh job Omzet − HPP; sebelum pajak, biaya rutin, dan cadangan—
Surplus akhir bisnis Total margin dikurangi pajak, biaya rutin, dan cadangan—
Uang bisnis: masuk lalu dipakai buat apa?
Gaji kamu sudah termasuk dalam HPP. Setelah dibayarkan, gaji itu milik pribadi dan tidak masuk lagi ke surplus bisnis.
Istilah singkat
Gaji dari job: bayaran untuk dirimu, sudah masuk HPP. HPP: biaya produksi tiap job termasuk gaji kamu. Omzet: nilai job sebelum biaya. Margin rupiah: harga jual bersih dikurangi HPP, sebelum pajak dan biaya bulanan. Total margin: jumlah margin dari seluruh job bulanan. Surplus bisnis: total margin dikurangi pajak simulasi, biaya rutin, dan cadangan. Dua dompet: surplus bisnis tidak otomatis menutupi kekurangan gaji.
Tiga langkah berikutnya
→ Selesai! Kamu bisa Export untuk menyimpan blueprint.